Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Negara Pendukung Kemerdekaan Palestina: Pengakuan dan Resolusi Internasional

62
×

Negara Pendukung Kemerdekaan Palestina: Pengakuan dan Resolusi Internasional

Share this article
bendera palestina
Example 468x60

Negara mana saja yang mendukung kemerdekaan Palestina? Pertanyaan ini telah menjadi perdebatan panjang dalam konflik Israel-Palestina. Sejumlah negara telah secara eksplisit mengakui Negara Palestina, sementara yang lain menyatakan dukungan mereka melalui resolusi internasional. Artikel ini mengulas negara-negara yang telah mengakui kemerdekaan Palestina, dukungan mereka melalui resolusi internasional, dan dampaknya terhadap upaya kemerdekaan Palestina.

Negara-negara yang Secara Eksplisit Mengakui Kemerdekaan Palestina

Beberapa negara di dunia telah secara resmi mengakui Negara Palestina. Pengakuan ini didasarkan pada berbagai alasan, termasuk solidaritas politik, dukungan terhadap hak menentukan nasib sendiri Palestina, dan keinginan untuk mendorong perdamaian di kawasan Timur Tengah.

Jelajahi macam keuntungan dari 23 Mei 2024: Zodiak Gemini yang Cerdas dan Bergairah yang dapat mengubah cara Anda meninjau topik ini.

Daftar Negara yang Mengakui Palestina

  • Aljazair (1988)
  • Bahrain (1988)
  • Bangladesh (1988)
  • Kuba (1988)
  • Mesir (1988)
  • India (1988)
  • Irak (1988)
  • Yordania (1988)
  • Kuwait (1988)
  • Libya (1988)
  • Maroko (1988)
  • Mauritania (1988)
  • Pakistan (1988)
  • Qatar (1988)
  • Arab Saudi (1988)
  • Somalia (1988)
  • Sudan (1988)
  • Suriah (1988)
  • Tunisia (1988)
  • Uni Emirat Arab (1988)
  • Yaman (1988)
  • Afghanistan (2010)
  • Brasil (2010)
  • Venezuela (2010)
  • Argentina (2010)
  • Bolivia (2010)
  • Ekuador (2010)
  • El Salvador (2011)
  • Paraguay (2011)
  • Uruguay (2011)
  • Peru (2011)
  • Suriname (2011)
  • Cile (2011)
  • Guyana (2011)
  • Trinidad dan Tobago (2011)
  • Dominika (2011)
  • Saint Vincent dan Grenadines (2011)
  • Antigua dan Barbuda (2011)
  • Grenada (2011)
  • Barbados (2011)
  • Saint Lucia (2011)
  • Saint Kitts dan Nevis (2011)
  • Islandia (2011)
  • Norwegia (2011)
  • Polandia (2011)
  • Irlandia (2014)
  • Luksemburg (2014)
  • San Marino (2014)
  • Swedia (2014)
  • Vatican City (2015)
  • Portugal (2015)
  • Malta (2015)
  • Slovenia (2015)
  • Siprus (2015)
  • Austria (2018)
  • Belgia (2018)
  • Ceko (2018)
  • Denmark (2018)
  • Prancis (2018)
  • Finlandia (2018)
  • Yunani (2018)
  • Irlandia (2018)
  • Luksemburg (2018)
  • Malta (2018)
  • Belanda (2018)
  • Norwegia (2018)
  • Portugal (2018)
  • San Marino (2018)
  • Slowakia (2018)
  • Slovenia (2018)
  • Spanyol (2018)
  • Swedia (2018)
  • Swiss (2018)
  • Uruguay (2018)
  • Armenia (2019)
  • Bolivia (2019)
  • Ceko (2019)
  • Irlandia (2019)
  • Meksiko (2019)
  • Portugal (2019)
  • Rusia (2019)
  • Slowakia (2019)
  • Spanyol (2019)
  • Swedia (2019)
  • Uruguay (2019)

Negara-negara yang Mendukung Kemerdekaan Palestina Melalui Resolusi Internasional

Negara mana saja yang mendukung kemerdekaan Palestina

Pada tahun 1974, Majelis Umum PBB mengadopsi Resolusi 3236 yang mengakui hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan mendirikan negara mereka sendiri. Resolusi ini menjadi dasar dukungan internasional terhadap kemerdekaan Palestina.

Negara-negara yang Mendukung Resolusi 3236

  • Afghanistan
  • Aljazair
  • Bangladesh
  • Bhutan
  • Burundi
  • Kamboja
  • Cina
  • Kuba
  • Guinea
  • India
  • Indonesia
  • Irak
  • Jamaika
  • Malaysia
  • Mali
  • Malta
  • Mauritania
  • Mesir
  • Mongolia
  • Maroko
  • Pakistan
  • Peru
  • Rwanda
  • Senegal
  • Sierra Leone
  • Somalia
  • Sudan
  • Suriah
  • Tanzania
  • Tunisia
  • Uganda
  • Uni Emirat Arab
  • Yaman
  • Yugoslavia
  • Zambia

Sejak adopsi Resolusi 3236, semakin banyak negara yang menyatakan dukungannya terhadap kemerdekaan Palestina. Pada tahun 2012, Majelis Umum PBB memberikan status pengamat kepada Palestina, yang merupakan langkah penting menuju pengakuan internasional.

Ketahui seputar bagaimana Libur Nasional 23 Mei 2024: Hari Kebangkitan Nasional dapat menyediakan solusi terbaik untuk masalah Anda.

Negara-negara yang Menentang Kemerdekaan Palestina

Beberapa negara secara terbuka menentang kemerdekaan Palestina, dengan alasan kekhawatiran keamanan, ketidakstabilan regional, dan keberatan terhadap pengakuan negara Palestina.

Amerika Serikat

Amerika Serikat, sekutu utama Israel, secara tradisional menolak mengakui kemerdekaan Palestina. Alasan utama penolakan ini meliputi kekhawatiran bahwa hal itu akan membahayakan keamanan Israel, mengganggu proses perdamaian, dan memicu ketidakstabilan di kawasan.

Israel, Negara mana saja yang mendukung kemerdekaan Palestina

Israel sendiri menentang kemerdekaan Palestina, dengan alasan bahwa hal itu akan membahayakan keamanan negaranya dan menciptakan negara Palestina yang bermusuhan. Israel juga menyatakan bahwa pengakuan negara Palestina harus melalui proses negosiasi damai, bukan pengakuan sepihak.

Untuk pemaparan dalam tema berbeda seperti Sejarah 23 Mei 2024: Peristiwa Penting di Indonesia, silakan mengakses Sejarah 23 Mei 2024: Peristiwa Penting di Indonesia yang tersedia.

Kanada

Kanada awalnya mendukung solusi dua negara, tetapi kemudian menentang pengakuan sepihak negara Palestina. Kanada berpendapat bahwa hal itu harus dicapai melalui negosiasi langsung antara Israel dan Palestina.

Australia

Australia tidak mengakui kemerdekaan Palestina, dengan alasan bahwa hal itu akan merugikan proses perdamaian. Australia percaya bahwa status Palestina harus ditentukan melalui negosiasi antara Israel dan Palestina.

Peran Organisasi Internasional dalam Mendukung Kemerdekaan Palestina

Negara kerajaan

Organisasi internasional telah memainkan peran penting dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Dua organisasi utama yang terlibat dalam upaya ini adalah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Liga Arab.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

  • Mengadopsi resolusi yang mendukung hak Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan mendirikan negara merdeka.
  • Menciptakan Komite Hak-Hak Palestina yang memantau situasi di wilayah Palestina dan melaporkan pelanggaran hak asasi manusia.
  • Memberikan bantuan kemanusiaan dan pembangunan ekonomi kepada rakyat Palestina melalui badan-badan seperti UNRWA (Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat).

Liga Arab

  • Menerima Palestina sebagai anggota penuh pada tahun 1976, memberikan pengakuan diplomatik dan dukungan politik.
  • Memberikan bantuan keuangan dan ekonomi kepada Otoritas Palestina.
  • Melobi negara-negara anggota untuk mendukung solusi dua negara dan menentang pemukiman Israel di wilayah Palestina.

Dampak Pengakuan dan Dukungan Internasional terhadap Kemerdekaan Palestina: Negara Mana Saja Yang Mendukung Kemerdekaan Palestina

Palestina gaza ucapan kemerdekaan surat islamedia selamat warga edia menarik perhatian peringatan

Pengakuan dan dukungan internasional terhadap kemerdekaan Palestina memiliki dampak yang signifikan terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina. Hal ini telah mempengaruhi negosiasi, opini publik, dan situasi politik secara keseluruhan.

Pengaruh pada Negosiasi

Pengakuan internasional telah memperkuat posisi Palestina dalam negosiasi dengan Israel. Negara-negara yang mengakui Palestina telah memberikan tekanan pada Israel untuk mengakui hak-hak Palestina dan terlibat dalam negosiasi yang bermakna. Hal ini telah membantu menciptakan landasan yang lebih seimbang untuk negosiasi dan mendorong Israel untuk mempertimbangkan tuntutan Palestina.

Pengaruh pada Opini Publik

Pengakuan dan dukungan internasional telah meningkatkan kesadaran publik tentang penderitaan rakyat Palestina dan memperkuat dukungan terhadap perjuangan mereka. Hal ini telah membantu mengubah opini publik internasional, yang pada gilirannya telah memberikan tekanan pada pemerintah mereka untuk mendukung hak-hak Palestina.

Pengaruh pada Situasi Politik

Pengakuan internasional telah menciptakan perubahan paradigma dalam situasi politik di Timur Tengah. Hal ini telah mengisolasi Israel secara diplomatik dan memperkuat posisi Palestina di panggung internasional. Pengakuan internasional juga telah meningkatkan kepercayaan diri rakyat Palestina dan memperkuat persatuan mereka.

Tantangan yang Dihadapi dalam Memperoleh Pengakuan dan Dukungan Internasional

Negara mana saja yang mendukung kemerdekaan Palestina

Palestina menghadapi sejumlah tantangan dalam memperoleh pengakuan dan dukungan internasional. Tantangan-tantangan ini berkisar dari faktor politik, ekonomi, hingga diplomatik yang kompleks.

Faktor Politik

  • Penolakan Israel: Israel tetap menjadi penentang utama pengakuan negara Palestina, mengklaim bahwa hal tersebut akan mengancam keamanannya.
  • Perpecahan Internal Palestina: Perpecahan politik antara Fatah dan Hamas telah menghambat upaya untuk menyatukan rakyat Palestina di belakang tujuan bersama.
  • Kekhawatiran Regional: Beberapa negara di kawasan, seperti Mesir dan Yordania, khawatir bahwa negara Palestina yang merdeka akan mengacaukan stabilitas regional.

Faktor Ekonomi

  • Ketergantungan pada Bantuan Internasional: Palestina sangat bergantung pada bantuan internasional untuk pembangunan dan dukungan ekonominya.
  • Keterbatasan Sumber Daya: Palestina memiliki sumber daya alam yang terbatas dan berjuang untuk membangun ekonomi yang berkelanjutan.
  • Pembatasan Ekonomi Israel: Pembatasan Israel terhadap pergerakan barang dan jasa telah menghambat pertumbuhan ekonomi Palestina.

Faktor Diplomatik

  • Ketidaksepakatan Internasional: Tidak ada konsensus internasional mengenai status Palestina, dengan beberapa negara mengakui kenegaraannya dan yang lain tidak.
  • Tekanan Amerika Serikat: Amerika Serikat, sebagai sekutu dekat Israel, telah memberikan tekanan diplomatik yang signifikan terhadap Palestina.
  • Kurangnya Pengaruh Internasional: Palestina memiliki pengaruh diplomatik yang terbatas di panggung dunia, sehingga sulit untuk menggalang dukungan untuk tujuannya.

Terakhir

Pengakuan dan dukungan internasional terhadap kemerdekaan Palestina telah memberikan dampak yang signifikan, memengaruhi negosiasi, opini publik, dan situasi politik secara keseluruhan. Namun, Palestina masih menghadapi tantangan dalam memperoleh pengakuan dan dukungan universal, menyoroti kompleksitas dan sensitivitas konflik Israel-Palestina yang berkelanjutan.

Example 120x600